Ereksi-ereksi Spontan, Saat Kemaluan Pria Tegang Tanpa Rangsangan Seksual

Jakarta, Ereksi pada pria umumnya terjadi karena adanya rangsangan seksual. Tapi tanpa dibuat horny, penis juga bisa tegang secara spontan. Apa saja penyebabnya?

Ereksi biasanya terjadi sebagai respons terhadap rangsangan fisik atau psikologis. Stimulasi ini menyebabkan pembuluh darah tertentu menjadi rileks dan meluas, meningkatkan aliran darah ke jaringan spons di penis. Akibatnya, penis terisi darah menjadi ereksi. Setelah rangsangan berakhir, darah mengalir keluar, dan penis kembali kondisi semula (nonrigid).

Selain karena rangsangan seksual, penis juga bisa ereksi secara spontan. Berikut 3 penyebab ereksi spontan, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (13/3/2014):

1. Ereksi pagi (Nocturnal Penile Tumescence)

Ereksi pagi atau Nocturnal Penile Tumescence (NPT) merupakan peristiwa fisiologis yang normal. Hal ini terjadi selama tahap tidur REM (gerakan mata cepat atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur dalam saat terjadi mimpi, meningkatnya laju respirasi dan aktivitas otak, serta otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata yaang cepat.

Hal ini terjadi sekitar 3-5 kali per malam selama tidur. Jadi jika seseorang terbangun selama tahap tidur REM, maka orang tersebut akan mengalami ereksi sekitar 20 menit. Hal ini dapat terjadi dalam beberapa hari, setiap hari atau tidak terjadi sama sekali.

Penyebab pasti ereksi pagi belum diketahui. Para ahli memperkirakan ereksi pagi disebabkan oleh stimulan otak yang terjadi pada fase tidur dalam REM. Pada tahap REM, struktur kerangka otot tubuh sedang rileks dan menyebabkan kapiler dalam tubuh mengalami hypervasodilation (sangat sensitif), sehingga terjadilah ereksi

Alasan lain terjadinya ereksi pagi hari adalah karena adanya peningkatan kadar testosteron pada tengah malam hingga menjelang fajar. Kadar testosteron mulai meningkat dan mencapai puncaknya pada sekitar pukul 5 hingga 8 pagi. Ereksi ini juga terkait dengan peningkatan denyut jantung.

2. Kandung kemih penuh

Jika di malam hari seorang pria minum banyak air putih, maka kandung kemih akan membesar atau menjadi full. Seharusnya kandung kemih mengirim sinyal ke otak untuk buang air kecil, tapi karena sedang tidur maka otak tidak merespons.

“Karena otak tidak merespons maka kandung kemih yang penuh akan menimbulkan rangsangan ke penis sehingga menjadi tegang atau ereksi,” jelas DR dr Nur Rasyid, SpU(K), Ketua Departemen Urologi RSCM, dalam artikel detikHealth sebelumnya.

3. Priapism

Priapism adalah ereksi berkepanjangan pada penis, yang tidak diinginkan, terus-menerus, tidak disebabkan oleh rangsangan seksual atau gairah, dan biasanya terasa menyakitkan.

Kondisi ini terjadi ketika beberapa bagian dari sistem ini, yaitu darah, pembuluh darah atau saraf, mengubah aliran darah normal. Selanjutnya, ereksi yang tidak diinginkan terjadi secara persisten.

Priapism merupakan kondisi umum yang memerlukan perhatian medis segera. Pengobatan yang tepat untuk priapism biasanya diperlukan untuk mencegah kerusakan jaringan yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi).

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: