Liz 12 Kali Orgasme dalam Sehari Gara-gara Kondisi Langka

Jakarta, Mengalami orgasme berulang kali dalam sehari mungkin terdengar menyenangkan. Tapi bagi Liz, orgasme justru membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit. Mengapa begitu?

Liz, seorang wanita asal Seattle, didiagnosis dengan kondisi yang disebut multi-orgasmic dysfunction. Kondisi langka ini membuatnya terangsang hampir secara permanen. Dalam sehari, ia bisa mengalami orgasme spontan berkepanjangan sebanyak 12 kali.

“Awalnya orgasme hanya terjadi setelah berhubungan seks, tapi akhirnya itu terjadi saat saya tidak melakukan apa-apa (yang berhubungan dengan seks), seperti sedang menonton TV, berjalan di jalanan, saya akan mengalami orgasme,” papar Liz kepada TLC, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (14/3/2014).

Masalahnya berawal setelah Liz mengalami orgasme panjang secara tiba-tiba, yang berlangsung begitu lama hingga ia harus dilarikan ke rumah sakit.

“Lima menit pertama atau lebih terasa menyenangkan. Kebanyakan orang yang belum pernah mengalami sesuatu seperti ini berpikir setengah jam orgasme, satu jam orgasme, akan menjadi pengalaman yang luar biasa. Sampai Anda benar-benar mengalami sesuatu seperti ini, barulah Anda tahu,” tambahnya.

Ketika Liz gagal menghentikan orgasme, ia mulai panik dan menghubungi setiap dokter mencari cara untuk menghentikan sensasi yang tidak diinginkan. Dengan bantuan pasangannya, Eric, ia mencoba melompat-lompat di tempat, minum segelas anggur, bahkan minum antihistamin untuk menghentikan orgasme. Menyadari usahanya tak ada yang berhasil, Eric bersikeras membawa Liz ke rumah sakit.

Akhirnya, orgasme panjang Liz dapat berhenti. Tapi petugas medis tak ada yang tahu penyebabnya. Sejak saat itu, Liz pun sering mengalami orgasme panjang hampir terus-menerus, kadang-kadang sampai 12 kali sehari.

Dokter awalnya bingung. Liz sempat didiagnosis mengalami gangguan bipolar dan depresi, serta diresepkan anti-depresan. Namun anti-depresan memperburuk kondisinya, karena obat tersebut dapat mengubah kimia otak.

Kini, untuk mengatasi gangguan bipolar dan orgasme terus-menerus, Liz diberikan asam valproik, zat yang dapat mengatasi gangguan bipolar, sementara pada saat yang sama juga menekan bahan kimia otak yang aktif selama orgasme.

“Butuh waktu sekitar 4 sampai 5 bulan sebelum mereka benar-benar dapat dikendalikan dan itu mungkin sudah sekitar 1 tahun sejak orgasme panjang yang pertama. Karena diagnosis ini, mungkin saya harus minum obat-obatan setiap hari selama sisa hidup, dan saya tidak hidup dalam ketakutan. Saya memiliki kehidupan seks yang sangat bahagia dan saya tidak harus hidup dalam ketakutan,” tutupnya

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: